Posted by Laulaka on Sabtu, 16 Juli 2016
Apabila pada gaya belajar visual, siswa
mudah mengingat pada apa yang dilihat daripada apa yang didengar, maka siswa
dengan gaya belajar auditory ini,
cenderung mudah mengingat apa yang didengar daripada apa yang dilihatnya. Karakteristik
model belajar seperti ini benar-benar menempatkan pendengaran sebagai alat
utama untuk menyerap informasi atau pengetahuan. Ciri khas individu dengan gaya
belajar auditory ini adalah semua informasi hanya bisa diserap melalui
pendengaran, sulit menyerap informasi dalam bentuk tulisan, serta merasa kesulitan
dalam menulis ataupun membaca. Untuk menunjang pembelajaran, sebaiknya siswa
menggunakan alat bantu tape recorder,
atau guru dapat melibatkan siswa yang bersangkutan dalam diskusi-diskusi. Umumnya
siswa yang mengandalkan gaya belajar auditory
ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a. Ketika membaca biasanya menggerakkan bibir dan bersuara.
b. Dapat
dengan mudah mengulangi/menirukan nada, irama, dan warna suara.
c. Mampu
mengingat dengan baik penjelasan guru di depan kelas, atau materi yang
didiskusikan dalam kelompok/kelas
d. Pendengar
ulung: anak mudah menguasai materi iklan/lagu di TV atau radio
e. Suka
berdiskusi dan berkomunikasi dengan orang lain
f. Memiliki
kualitas yang baik dalam berbicara dan bercerita.
g. Lebih
suka berbicara, berdiskusi, atau
menjelaskan sesuatu panjang lebar.
h. Tidak
suka membaca, secara umum individu dengan gaya belajar ini memang bukan pembaca
yang baik, karena kurang dapat mengingat dengan baik apa yang baru saja
dibacanya.
i. Suka musik dan bernyanyi.
Demikianlah
ulasan singkat tentang gaya belajar yang mengutamakan pendengaran (auditory). Semoga bermanfaat bagi Anda
yang membutuhkannya.