Posted by Laulaka on Selasa, 12 Juli 2016
Perbincangan seputar dunia pendidikan selalu terkait dengan sistem
pendidikan, dengan rentang yang demikian luas bahkan dapat dikatakan tanpa tepi.
Tujuan pendidikan nasional, sebagaimana tertuang dalam UU RI No. 20 Tahun 2003 -
mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab - yang memayungi proses pembelajaran, menitipkan harapan kepemilikan atas
sejumlah kompetensi itu kepada siswa, dan salah satu faktor penting untuk bisa
meraih kompetensi-kompetensi itu adalah faktor motivasi siswa dalam belajar.
Ulasan penulis melalui blog sederhana ini tidak bermaksud
mengambil tanggung jawab mengupas motivasi melalui kacamata banyak teori untuk
tujuan di berbagai bidang penerapan, namun sengaja mengambil lingkup yang kecil
yaitu motivasi yang manifestasinya terkait
dengan proses pembelajaran. Lingkup
yang kecil ini memungkinkan untuk melihat lebih jernih keterkaitannya dengan
faktor-faktor yang lain. Disamping itu, yang lebih menarik lagi, ulasan
motivasi belajar di dalam blog ini mengetengahkan basis reformasi pendidikan
saat ini yakni paradigma konstruktivisme. Paradigma yang memandang persemaian harapan baru bagi kemajuan dunia pendidikan. Paradigma
yang memandang siswa sebagai subjek yang memiliki
kemampuan dalam melakukan penalaran melalui seleksi dan organisasi pengalaman
serta mengintegrasikannya dengan apa yang telah diketahuinya.
Oleh
karena itu, tidak berlebihan apabila berbagai teori yang disarikan di dalam blog
ini, sangat dianjurkan untuk dibaca oleh para pendidik khususnya, para
mahasiswa bidang psikologi dan kependidikan, serta siapa pun mereka yang merasa
terpanggil untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia.
Semoga
tulisan Motivasi Belajar melalui blog sederhana ini dapat bermanfaat bagi Anda
yang membutuhkannya.