Posted by Laulaka on Rabu, 06 Juli 2016
Merasa badannya tegap, gagah
perkasa, si Kadir coba-coba daftar jadi tentara. Ketika ada pengumuman
“Penerimaan Anggota TNI”, Kadir mencatat semua persyaratan dan melengkapinya.
Singkat cerita, tahap-tahap tes pun dimulai.
Tes paling awal adalah tes kesegaran
jasmani… tes renang, Kadir dinyatakan lulus.. tes lari, lulus.. tes push up, lulus.. tes sit up, lulus.. shuttle run, lulus.. Pada seleksi tahap awal ini, Kadir dinyatakan
lulus…
Seleksi tahap berikutnya
adalah tes tertulis, tes mental ideologi.. semua pertanyaan juga dapat dijawabnya
dengan baik… Kadir pun dinyatakan lulus.. Hatinya kian berbunga-bunga..
Seleksi tahap berikutnya adalah
kelengkapan administrasi.. Kadir juga tidak ada masalah… semuanya memenuhi
syarat.
Seleksi tahap akhir adalah
seleksi kesehatan.. semua diperiksa.. mulai bentuk kaki Kadir, kebersihan kulitnya,
postur tubuh, telinga, mata, gigi…. semua diperiksa !!!
Seminggu kemudian.. diumumkan…
Kadir kaget bukan main.. karena dia ternyata tidak lulus.
Dengan perasaan sedih, kecewa,
lesu, marah, bercampur-baur… sambil
melintir-melintir kumisnya yang tebal, Kadir menanyakan hal itu kepada panitia.
Kadir: “Pakkkkk… kenapa saya
tidak lulus?” (setengah membentak)
Panitia: “Yaa… seleksi ini
memang ketat, hasil tes kamu semuanya baik, tapi ada satu kekurangan kamu…”
Kadir: “Apa itu..???”
Panitia: “Gigi kamu ompong.. ”
Kadir: “Pakkkkk… kita perang
pakai senjata… bukan pakai gigi… !!!”
Panitia: *** ??? bengong..
menahan tawa ??? ***