Posted by Laulaka on Kamis, 23 Juni 2016
Seorang
Dokter di sebuah Rumah Sakit Jiwa terbesar di Jawa Timur, memanggil tiga orang
pasiennya. Sang dokter ingin memberikan Tes Kejiwaan, untuk mengetahui apakah ketiga
pasiennya itu sudah sembuh atau belum, atau bahkan semakin parah? Ketiga pasien
itu masing-masing bernama Tarjo, Abdul dan Basir. Singkat cerita Tes Kejiwaan
itu pun dimulai.
Dokter
: “Tarjo, ini apa namanya?” (sambil nunjuk hidung)
Tarjo
: “itu telinga dok ….”
Dokter
: “Ah… ternyata kamu belum waras Jo”, sambil memanggil pasien kedua.
Dokter
: “Kamu, Abdul, ini apa namanya?” (sambil nunjuk mata).
Abdul
: “itu mulut dok….”
Dokter
: “Wahhh.. kamu lebih parah Dul”, …. sang dokter memanggil pasien yang
terakhir….
Dokter
: “Basir, ini apa namanya?” (sambil nunjuk mulut)
Basir
: “Pasti mulut dong ….”
Dokter
: “Wah… kamu udah agak baikan sir… , tapi sekali lagi yah…”
Dokter
: “Sir… ini apa namanya?” (sambil nunjuk mata)
Basir
: “Wah dokter ini bagaimana sih, itu khan mata dok.... mata.”
Dokter
: “Ternyata kamu betul-betul sudah waras sir…..”
Basir
: “Iya dong dok, orang khan mikir pake ini..” (sambil nunjuk jidat).
Dokter
: “Oooohhh…. ya.. ya… apa itu namanya sir ???”
Basir
: “Pantat dok…….!!!!!”
Dokter
: ” langsung lemesss…..