Pembaca yang
penulis muliakan, sebelum mengupas lebih jauh tentang “Proses belajar siswa dan peran guru dalam
pembelajaran”, terlebih dahulu penulis paparkan sekilas makna “Proses Belajar”.
Hal ini penting tidak hanya bagi kalangan pendidik, tetapi juga penting bagi
psikolog, khususnya Psikolog Pendidikan.
Kata proses yang
lazim digunakan dalam percakapan sehari-hari berasal dari bahasa Latin “processus”
yang berarti “berjalan ke depan.” Menurut Chaplin (2002), process adalah
perubahan dalam organisme yang terkait dengan tingkah laku atau psikologis,
atau dikaitkan dengan terjadinya suatu reaksi. Sementara menurut KUBI karya
Badudu & Zain (1996) proses diartikan sebagai; (1) jalannya suatu peristiwa
dari awal sampai akhir, (2) masih berjalan tentang suatu perbuatan, pekerjaan,
tindakan. Misalnya kegiatan belajar-mengajar berarti yang dimaksud adalah
jalannya kegiatan belajar siswa dan mengajar guru. Selanjutnya, manakala kata
proses itu digabungkan dengan kata belajar, maka yang dimaksudkan dengan
“proses belajar” itu adalah cara-cara atau langkah-langkah yang memungkinkan
timbulnya beberapa perubahan serta tercapainya hasil-hasil tertentu (Reber,
1988, dalam Sobur, 2003).
Jadi, yang
dimaksudkan dengan “proses belajar” adalah kegiatan yang mengarah pada seputar
berlangsungnya “perubahan tingkah laku” individu serta dalam upaya mencapai
hasil-hasil belajar dengan tujuan tertentu. Artinya, belajar itu sendiri
sesungguhnya adalah proses kegiatan mental dalam upaya mencapai suatu tujuan.
Perubahan yang terjadi dalam individu yang mengikuti proses belajar itu tidak
dapat dilihat, namun dapat disaksikan indikasi atau gejala-gejalanya melalui
perilaku individu tersebut. Perilaku yang berubah sebagai hasil dari proses itu
kemudian disebut sebagai “hasil belajar.”
Sekilas dari
uraian di atas, dapat dipahami bahwa belajar itu memang butuh proses, sebab
hasil belajar itu tidak akan pernah terjadi bila individu tidak memasuki
proses. Sejauhmana individu merasa puas terhadap hasil proses itu sangat
ditentukan oleh jawaban-jawaban yang terkait dengan kualitas keingintahuan (curiosity),
self-efficacy, sikap, pemenuhan kebutuhan (needs), serta
kompetensinya. Di samping aspek-aspek lain yang juga patut dipertimbangkan
berkaitan dengan minat, keseriusan, pendapat umum (opinion-making public),
serta kedekatan antara harapan yang dipancangkan sebelum menjalani proses itu
dengan kenyataan yang dihadapinya. Singkatnya, jika proses yang berlangsung
kurang mantap maka hasilnya pun menjadi tidak memuaskan.
Pembahasan tentang
“proses belajar siswa dan peran guru” dapat dilihat sebagai sesuatu yang padu
sekaligus terpisah. Padu dalam pembelajaran (teaching and learning)
namun terpisah dalam perannya. Siswa adalah pihak yang seharusnya mendapatkan
pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kompetensinya, sedangkan
guru adalah tenaga professional yang bertugas merencanakan, melaksanakan, dan
mengevaluasi proses pembelajaran, di mana dalam artikel-artikel selanjutnya
dipaparkan peran guru sebagai Tenaga Profesional, sebagai sumber belajar, fasilitator,
manager, demonstrator, pembimbing, motivator dan evaluator yang mempunyai
kewenangan untuk menilai berdasarkan data hasil belajar siswa. Oleh sebab itu
dalam artikel-artikel selanjutnya juga, tilikan terhadap “proses belajar siswa
dan peran guru dalam pembelajaran” dimulai dari penyajian hubungan guru dan siswa
dalam proses pembelajaran, disusul dengan pembahasan tentang proses belajar
siswa dengan memberi tekanan pada ranah kognitif. Dalam hal ini dikemukakan
teori “multiple intelligences” yang berpandangan bahwa setiap individu memiliki kecenderungan
yang dominan dalam dirinya, dan keberhasilan individu (dalam belajar dan
bekerja) dipengaruhi oleh apakah dia dapat memanfaatkan kecenderungan tersebut
untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapinya. Selain itu, penulis
juga menyinggung pentingnya kompetensi
guru dalam proses pembelajaran itu sendiri.
Demikianlah ulasan Proses Belajar siswa, yang bersifat mengantarkan
pembaca untuk memasuki pembahasan tentang Proses Belajar Siswa dan Peran Guru
dalam pembelajaran, semoga ulasan singkat ini bermanfaat bagi Anda yang
membutuhkannya.