Posted by Laulaka on Minggu, 03 Juli 2016
Angin
dingin meniup mencekam, di bulan Desember
air hujan turun deras dan kejam, hati berdebar
kuteringat bayangan impian, di malam itu malam yang kelabu
kau ucapkan kata, selamat tinggal sayang
Bulan madu yang engkau janjikan, semakin melayang
lenyap hilang ditelan air hujan, engkau tak datang
Bulan ini Desember kedua, aku menanti dua tahun sudah,
kusabar
menanti ku dilanda sepi