Posted by Laulaka on Rabu, 08 Juni 2016
Identifikasi
masalah tentu saja dicakup oleh latarbelakang masalah. Namun para peneliti pemula seringkali gagal mengenali di mana
letak perbedaan atau keterkaitan di antara keduanya. Sesuai dengan namanya, identifikasi masalah berarti peneliti mengidentifikasi
atau mengenali berbagai masalah yang
relevan dengan topik penelitiannya. Dengan kata lain, pada bagian identifikasi masalah dapat dikemukakan
hasil studi eksplorasi atau studi pendahuluan tentang berbagai masalah yang
mungkin ada di lokasi penelitian berkaitan dengan topik yang akan diteliti. Itulah
sebabnya studi eksplorasi atau studi pendahuluan dipandang penting, supaya
peneliti benar-benar yakin berkenaan dengan permasalahan penelitiannya.
Sebenarnya
proses mengidentifikasi masalah ini telah tampak pada latar belakang masalah,
karena identifikasi masalah diuraikan dalam latar belakang masalah. Bedanya,
pada latar belakang masalah, peneliti melakukan analisis yang mendalam dengan
menyajikan alasan-alasan yang panjang lebar. Dalam hal ini, alasan-alasan itu
dapat dipungut dari bagaimana variabel terikat (dependent variable) dipengaruhi oleh variabel bebas (independent variable).
Sementara
itu, pada bagian identifikasi
masalah, peneliti hanya mengemukakan secara ringkas pokok-pokok masalah yang
telah teridentifikasi. Hubungan atau kausalitas dari pokok-pokok masalah inilah
yang nantinya diteliti, sebab tidak semua masalah yang dikemukakan oleh
peneliti, yang merupakan isi dari latar belakang harus diteliti.